9. Paralel Processing

1. Berikut ini operasi aritmatika :

(Ai + Bi) / (Ci – Di) x (Ei x Fi) untuk i = 1, 2, ..,5.

  • Tentukan berapa jumlah segment yang diperlukan untuk melakukan proses !
  • Gambarkan pipeline processing !
  • Buat tabel pengisian semua register dalam bentuk pipeline !
  • Buat Space Time Diagram !
  • Hitung Clock Cycles !
  • Jika diketahui waktu yang diperlukan untuk memproses sebuah tugas adalah 30 ns (tp), berapa total waktu yang diperlukan untuk memproses semua tugas !
  • Tentukan rasio antara pipeline dan nonpipeline !

 

2. Berikut ini operasi aritmatika :

(Ai + Bi) / (Ci – Di) x Ei untuk i = 1, 2, ..,6.

  • Tentukan berapa jumlah segment yang diperlukan untuk melakukan proses !
  • Gambarkan pipeline processing !
  • Buat tabel pengisian semua register dalam bentuk pipeline !
  • Buat Space Time Diagram !
  • Hitung Clock Cycles !
  • Jika diketahui waktu yang diperlukan untuk memproses sebuah tugas adalah 30 ns (tp), berapa total waktu yang diperlukan untuk memproses semua tugas !
  • Tentukan rasio antara pipeline dan nonpipeline !

 

8. Mode Pengalamatan

1. Isilah tabel mode pengalamatan sesuai dengan instruksi pada memori. (semua bilangan heksadesimal)
mode pengalamatan

2. Isilah tabel mode pengalamatan sesuai dengan instruksi pada memori. (semua bilangan heksadesimal)

mode pengalamatan2

3. Isilah tabel mode pengalamatan sesuai dengan instruksi pada memori. (semua bilangan heksadesimal)

mode pengalamatan3

7. Format Instruksi

1. Buatlah program untuk arithmetic statement berikut ini :

Dengan menggunakan :

  • General register computer dengan instruksi 3 alamat
  • General register computer dengan instruksi 2 alamat
  • Single accumulator komputer dengan instruksi 1 alamat
  • Stack computer dengan nol alamat (gambarkan stacknya)

 

2.Buatlah program untuk arithmetic statement berikut ini :

Dengan menggunakan :

  • General register computer dengan instruksi 3 alamat
  • General register computer dengan instruksi 2 alamat
  • Single accumulator komputer dengan instruksi 1 alamat
  • Stack computer dengan nol alamat (gambarkan stacknya)

 

3. Buatlah program untuk arithmetic statement berikut ini :

Dengan menggunakan :

  • General register computer dengan instruksi 3 alamat
  • General register computer dengan instruksi 2 alamat
  • Single accumulator komputer dengan instruksi 1 alamat
  • Stack computer dengan nol alamat (gambarkan stacknya)

 

6. Bahasa Assembly

1. Berikut ini adalah bahasa tingkat tinggi :

DIV = DAT – SDA

MUL = DIV + SDA – ABS

Diketahui DIV = 0, DAT = 85, SDA = 17, MUL = 0,  ABS = 45 (bilangan dalam desimal)

Ubahlah ke bahasa assembly kemudian translate ke bahasa mesin dengan aturan sbb :

  • Buatlah daftar tabel untuk first pass !
  • Buatlah daftar tabel untuk second pass (Translate program tersebut ke bahasa mesin (kode heksadesimal)) !

 

2. Buat program dengan bahasa assembly untuk 5*4 dengan metode looping(5+5+5+5), kemudian translate ke bahasa mesin dengan urutan:

  • Buatlah daftar tabel untuk first pass !
  • Buatlah daftar tabel untuk second pass (Translate program tersebut ke bahasa mesin (kode heksadesimal)) !

 

3. Berikut adalah bahasa tingkat tinggi:

SUM = 0                                                                       A=3

SUM = SUM +A+B                                                   B=4

DIF    = DIF-C                                                               C=2

SUM = SUM + DIF                                                    DIF=4

ORG 200

Ubah ke bahasa assembly kemudian translate ke bahasa mesin dengan aturan:

  • Buatlah daftar tabel untuk first pass !
  • Buatlah daftar tabel untuk second pass (Translate program tersebut ke bahasa mesin (kode heksadesimal)) !

4. Berikut adalah bahasa tingkat tinggi:

SDA = ROT + MUL

SHI = ROT + SDA – CIR

ORG 300

Diketahui  SDA = 0, MUL = 75, SHI = 0, ROT = 23, CIR = 51 (bilangan dalam desimal)

Ubah ke bahasa assembly kemudian translate ke bahasa mesin dengan aturan:

  • Buatlah daftar tabel untuk first pass !
  • Buatlah daftar tabel untuk second pass (Translate program tersebut ke bahasa mesin (kode heksadesimal)) !

5. Berikut adalah bahasa tingkat tinggi:

SDA = UML – ROT

SHI = SDA x BAR + ROT

Diketahui  SDA = 0, UML = 25, SHI = 0, ROT = 10, BAR = 11 (bilangan dalam desimal)

Program dimulai pada alamat 7FFH

Ubah ke bahasa assembly kemudian translate ke bahasa mesin dengan aturan:

  • Buatlah daftar tabel untuk first pass !
  • Buatlah daftar tabel untuk second pass (Translate program tersebut ke bahasa mesin (kode heksadesimal)) !

 

 

5. Cache Memory

1. Diketahui:

  • Cache dapat menampung 64 Kbyte.
  • Data ditransfer antara memori utama dan cache dalam blok-blok berukuran 4 byte.
  • Memori utama memiliki kapasitas 16 MByte

Buat teknik pemetaan antara memori utama dan cache memori secara: pemetaan langsung, pemetaan asosiatif, pemetaan asosiatif 2 arah.

2. Diketahui:

  • Cache dapat menampung 128 Kbyte.
  • Data ditransfer antara memori utama dan cache dalam blok-blok berukuran 4 byte.
  • Memori utama memiliki kapasitas 64 MByte

Buat teknik pemetaan antara memori utama dan cache memori secara: pemetaan langsung, pemetaan asosiatif, pemetaan asosiatif 2 arah.

3. Diketahui:

  • Cache dapat menampung 128 Kbyte.
  • Data ditransfer antara memori utama dan cache dalam blok-blok berukuran 4 byte.
  • Memori utama memiliki kapasitas 32 MByte

Buat teknik pemetaan antara memori utama dan cache memori secara: pemetaan langsung, pemetaan asosiatif, pemetaan asosiatif 2 arah.

4. Internal Memori Error Check

1. Buatlah sebuah kode SEC untuk word data 16 bit. Turunkan kode untuk word data 0101010100111001. Buktikan bahwa kode akan mengidentifikasi dengan benar sebuah error pada data bit 10.

2. Buatlah sebuah kode SEC untuk word data 8 bit. Turunkan kode untuk bytedata 00111001. Buktikan bahwa kode akan mengidentifikasi dengan benar sebuah error pada data bit 3.

3. Buatlah sebuah kode SEC untuk word data 8 bit. Turunkan kode untuk bytedata 01101000. Buktikan bahwa kode akan mengidentifikasi dengan benar sebuah error pada data bit 7.

 

 

3. Format & Siklus Instruksi

1. Sebuah komputer menggunakan unit memori 256 Kword, tiap-tiap word adalah 32 bit. Sebuah kode instruksi biner disimpan dalam salah satu word memori. Instruksi tersebut mempunyai 4 bagian : Sebuah indirect bit, Kode operasi , Kode register untuk menspesifikasikan salah satu dari 64 register dan bagian alamat

  • Gambarkan format instruksi dan tentukan jumlah bit masing-masing bagian jika instruksi menempati satu word memori !
  • Berapa jumlah max operasi yang mungkin terdapat dalam sistem komputer tersebut !

2. Sebuah komputer digital menggunakan unit memori dengan kapasitas 512 Kword dengan tiap-tiap word adalah 32 bit. Format instruksi terdiri 4 bagian : bagian opcode, bagian mode untuk menunjukkan 7 mode pengalamatan, kode register untuk menunjukkan salah satu dari 60 register dan bagian alamat.

  • Gambarkan format instruksi dan tentukan jumlah bit masing-masing bagian jika instruksi menempati satu word memori !
  • Berapa jumlah max operasi yang mungkin terdapat dalam sistem komputer tersebut !

3. Ubah program bahasa assembly tersebut ke bahasa mesin, kemudian simpan di memori mulai alamat 600H dan lakukan siklus instruksi pada urutan program tersebut :

CLA

LDA 700

AND (701)

INC

STA 702

HLT

Diketahui isi ACC = 89FFH, M[700] = 0EC1H, M[701] = 147FH, M[702] = 00FFH, M[147F]=1234H

4. Ubah program bahasa assembly tersebut ke bahasa mesin, kemudian simpan di memori mulai alamat 900H dan lakukan siklus instruksi pada urutan program tersebut :

CLA

LDA 870

ADD 87F

CMA

STA 880

HLT

Diketahui isi ACC = FFFFH, M[870] = 05BAH, M[87F] = 0E93H, M[880] = 1000H

5. Ubah program bahasa assembly tersebut ke bahasa mesin, kemudian simpan di memori mulai alamat 500H dan lakukan siklus instruksi pada urutan program tersebut :

CLA

LDA 700

ADD 701

AND 702

STA 770

HLT

Diketahui isi ACC = FFFFH, M[700] = 24BDH, M[701] = 34ABH, M[702] = 57FEH, M[770] = 8FCDH

 

2. Register Transfer

1. Gambarkan blok diagram implementasi hardware untuk statement register transfer dan tentukan nilai masing-masing register setelah eksekusi urutan microoperasi berikut :

Y T1 : R2 ß R1,  R1 ß R2

X or T2 : R3 ß R2 And R3

Diketahui:  R1= A100H,  R2 =002FH,  R3=8FABH

2. Output Register R0, R1, R2, dan R3 terhubung melalui 4 to 1 line Mux ke input Register R5. Setiap register 8 bit, memerlukan timming variabel :

T0 : R5 ß R0                        T2 : R5 ß R2

T1 : R5 ß R1                        T3 : R5 ß R3

Gambarkan blok diagram implementasi hardware dari register transfer termasuk hubungan dari ke 4 timming variabel ke seleksi input Mux dan ke load input register R5. Timming variabelnya adalah mutually exclusive. Dimana hanya satu variabel sama dengan satu pada suatu waktu, sementara ke-3 variabel yang lain = 0.

3. Gambarkan blok diagram implementasi hardware untuk statement register transfer dan tentukan nilai masing-masing register setelah eksekusi urutan microoperasi berikut :

T0 :  Y ß X

T1R2 :  Z ß Y

T1 or R3  : Y ß Z  xor X

Diketahui:  X= ABCDH,  Y =FFFFH,  Z=1234H

4. Gambarkan blok diagram implementasi hardware untuk statement register transfer dan tentukan nilai masing-masing register setelah eksekusi urutan microoperasi berikut :

T0 :  W ß W or X

T1R2 :  Y ß Y and Z

T1 or R3  : W ß W nor Y

Diketahui:  W= 11110010

X = 11111111

Y = 10111001

                               Z = 11101010

5. Output Register R0, R1 terhubung line Mux ke input Register R4.  ,R2, dan R3 terhubung line Mux ke input Register R5. Setiap register 8 bit, memerlukan timming variabel :

T0 : R4 ß R0                        T2 : R5 ß R2

T1 : R4 ß R1                        T3 : R5 ß R3

T0 + T1 + T2 + T3  : R6 ß R4 and R5

Gambarkan blok diagram implementasi hardware dari register transfer termasuk hubungan dari ke 4 timming variabel ke seleksi input Mux dan ke load input register.

 

 

1. Mikro Komputer

1.  Sebuah Mikrokomputer menggunakan mikroprosessor 8 bit yang memiliki 16 saluran alamat yang dihubungkan dengan sebuah chip ROM 8K x 8bit (alamat awal 4000H) dan dua buah chip RAM 512 K x 4 bit (alamat awal 0000H).
a.Tentukan alamat akhir untuk RAM dan ROM di atas !
b.Buat peta memori mikroprosessor !
c.Buat tabel alamat mikroprosessor !
d.Tentukan address decoder (gunakan metoda fully decoded addressing) !
e.Gambarkan blok diagram interkoneksi mikroprosessor dengan ROM dan RAM tersebut

2. Sebuah mikroprosessor 8 bit yang memiliki 16 saluran alamat dihubungkan dengan RAM 1K x 8 bit yang direalisasikan dari chip RAM 512 x 4 bit. alamat awal RAM dimulai pada alamat 0000H !
a.Tentukan alamat awal dan akhir masing-masing RAM ?
b.Buat peta memori mikroprosessor?
c.Tabel alamat mikroprosessor?
d.Tentukan address decoder
e.Gambarkan diagram blok sistem mikroprosessor tersebut

3. Sebuah mikroprosessor 8 bit yang memiliki 16 saluran alamat memerlukan kapasitas memori RAM sebesar 2 Kbyte dan ROM sebesar 4 Kbyte, sedangkan memori RAM yang tersedia ada 6 keping chip RAM 1K x 4 bit dan ROM yang tersedia ada 2 keping chip ROM 4K x 8 bit dengan CE aktif HIGH. Diketahui alamat awal RAM 1800H dan alamat awal ROM E000H.
a.Berapa keping RAM dan ROM yang diperlukan !
b.Tentukan alamat akhir masing-masing RAM dan ROM ?
c.Buat peta memori mikroprosessor?
d.Tabel alamat mikroprosessor?
e.Tentukan address decoder (gunakan metoda Fully decoded addressing)
f.Hubungkan mikroprosessor dengan ROM dan RAM

4. Sebuah Mikrokomputer menggunakan mikroprosessor 8 bit yang memiliki 24 saluran alamat yang dihubungkan dengan sebuah chip ROM 8K x 8bit dan 4 buah chip RAM 4K x 4 bit.
a.Tentukan alamat akhir untuk RAM dan ROM di atas !
b.Buat peta memori mikroprosessor !
c.Buat tabel alamat mikroprosessor !
d.Tentukan address decoder (gunakan metoda fully decoded addressing) !
e.Gambarkan blok diagram interkoneksi mikroprosessor dengan ROM dan RAM tersebut !

5. Sebuah Mikrokomputer menggunakan mikroprosessor 8 bit yang memiliki 16 saluran alamat yang dihubungkan dengan sebuah chip ROM 8K x 8bit (alamat awal 4000H), sebuah buah chip RAM 2K x 8bit (alamat awal 0000H), dan sebuah RAM 4K x 8bit (alamat awal 2000H).
a.Tentukan alamat akhir untuk RAM dan ROM di atas !
b.Buat peta memori mikroprosessor !
c.Buat tabel alamat mikroprosessor !
d.Tentukan address decoder (gunakan metoda fully decoded addressing) !
e.Gambarkan blok diagram interkoneksi mikroprosessor dengan ROM dan RAM tersebut !

Membuat Tombol dengan AS2

Pada postingan kali ini kita akan menggunakan aplikasi flash untuk membuat tombol dengan action script 2. Dalam flash sendiri kita dapat membuat tombol sendiri atau menggunakan komponen tombol yang telah disediakan oleh flash. Apabila membuat tombol sendiri maka, dapat dikreasikan bentuk-bentuk tombol serta efek-efek lainnya pada tombol tersebut. Pada tutorial kali ini akan membahas mengenai cara membuat tombol sederhana dengan menggunakan action scrip 2.

Langkah Membuat Tombol Sederhana dengan Action Script 2

Pada postingan kali ini kita akan membuat sebuah button seperti ini.

Click button dibawah ini.

1. Buat file project baru dengan pilihan Action Script 2 pada Flash (contoh menggunakan adobe flash CS 5)

1

2. Buat sebuah objek segi empat (rectangle)dengan memilih rectangle toolsbar pada tool seperti gambar dibawah ini

2

3. Kemudian buat objek segi empat tersebut dengan drag and drop pada stage

3

4. seleksi objek segi empat tersebut kemudian klik kanan, dan pilih convert to symbol

4

5. Tuliskan nama symbol, dan tentukan jenis symbol adalah Button, kemudian klik OK

5

6. Kemudian tambahkan sebuah keyframe pada timeline

6

7. klik kanan pada bar ke dua timeline, pilih insert Blank Keyframe

7

8. Kemudian pada frame ke dua ini tambahkan sebuah text dengan memilih text tool pada toolsbar.

8

9. Ubah jenis text menjadi static text

9

10. kemudian klik stage dan ketikan kalimat “Selamat Anda Berhasil”

10

11. kemudian pindah ke frame pertama, double klik tombol yang telah dibuat sebelumnya. Kemudian masukan kode berikut pada action-button

your code here

Pada postingan kali ini kita akan menggunakan aplikasi flash untuk membuat tombol dengan action script 2. Dalam flash sendiri kita dapat membuat tombol sendiri atau menggunakan komponen tombol yang telah disediakan oleh flash. Apabila membuat tombol sendiri maka, dapat dikreasikan bentuk-bentuk tombol serta efek-efek lainnya pada tombol tersebut. Pada tutorial kali ini akan membahas mengenai cara membuat tombol sederhana dengan menggunakan action scrip 2.